Mata Negeri.id
JAKARTA – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bertemu dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk membahas usulan kenaikan bantuan jaminan hidup (Jadup) bagi korban bencana banjir di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, pada tanggal 23 Desember 2025.
Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari upaya penanganan dan pemulihan pascakedaruratan bencana yang melanda wilayah Sumatera. Selain bantuan darurat dan pengisian perabotan rumah, pemerintah juga berupaya memberikan program pemberdayaan ekonomi bagi keluarga terdampak.
Gus Ipul menjelaskan bahwa bantuan Jadup merupakan salah satu bentuk dukungan yang sangat dibutuhkan oleh para korban banjir untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari. Oleh karena itu, ia mengusulkan adanya kenaikan nilai bantuan agar lebih memadai.
“Kami melihat bahwa kebutuhan para korban banjir sangat mendesak. Kenaikan bantuan Jadup ini diharapkan dapat meringankan beban mereka dalam memenuhi kebutuhan pangan dan sandang,” ujar Gus Ipul.
Usulan kenaikan bantuan Jadup ini mendapat sambutan positif dari Menkeu Purbaya. Ia menyatakan akan segera membahas lebih lanjut dengan stafnya untuk menindaklanjuti usulan tersebut.
“Ya, Alhamdulillah akan didiskusikan lagi nanti dengan stafnya beliau, lewat kesekjenan nanti ditindaklanjuti,” ungkap Gus Ipul mengutip pernyataan Menkeu Purbaya.
Selain membahas bantuan korban banjir, pertemuan ini juga membahas terkait optimalisasi kinerja anggaran Kementerian Sosial di penghujung tahun 2025. Gus Ipul berharap agar anggaran Kemensos dapat digunakan secara efektif dan efisien untuk mencapai target-target pembangunan sosial yang telah ditetapkan.
Sumber Foto: @menkeuri


