“TNI Bersinergi Bersihkan 80.000 M³ Kayu Gelondongan di Pesantren Darul Mukhlisin Aceh Tamiang” (Fokus pada volume material dan kolaborasi)

ACEH TAMIANG, MataNegeri.id – Pascabencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang membuat kawasan Pondok Pesantren Islam Terpadu Darul Mukhlisin tergenang material lumpur dan tumpukan kayu gelondongan yang sangat banyak. Untuk mengatasi hal ini, prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gunbencal) terus bergerak cepat melakukan upaya pemulihan, dengan pembersihan area pesantren sebagai fokus utama, Kamis (25/12/2025).

Kegiatan pembersihan di Desa Tanjung Karang, Kecamatan Karang Baru, dilakukan secara terpadu melalui sinergi lintas instansi. Selain TNI, pihak yang terlibat juga meliputi Kementerian Kehutanan Republik Indonesia, BNPB, Polri, pemerintah daerah, dan berbagai unsur terkait lainnya. Untuk mempercepat proses, sejumlah alat berat dikerahkan guna mengangkut kayu gelondongan dan lumpur yang menutupi area pesantren serta lingkungan sekitarnya.

Berdasarkan pengukuran menggunakan pesawat tanpa awak (drone), tumpukan kayu yang terbawa arus banjir diperkirakan seluas dua hektare dengan ketinggian hingga empat meter. Volume material kayu sendiri mencapai kurang lebih 80.000 meter kubik. Kondisi ini menyebabkan aktivitas pendidikan dan kehidupan sehari-hari di lingkungan pesantren terganggu secara signifikan, sehingga pembersihan menjadi urgen.

Prajurit Kodam Iskandar Muda menargetkan proses pembersihan dapat diselesaikan dalam waktu tujuh hari ke depan. Selama bekerja, mereka tetap memperhatikan faktor keselamatan personel serta efektivitas kerja di lapangan, dengan harapan kawasan pesantren ini dapat segera kembali digunakan dan aktivitas masyarakat pulih secara bertahap.

Sementara itu, Amir, seorang warga setempat, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada prajurit Kodam Iskandar Muda dan seluruh unsur yang terlibat. Ia menilai kehadiran TNI sangat membantu masyarakat yang sedang menghadapi kondisi sulit pascabanjir bandang. “Terima kasih kepada TNI Kodam Iskandar Muda yang sudah turun langsung membantu kami. Kehadiran prajurit sangat berarti bagi masyarakat,” ungkapnya.

(Tim Redaksi MataNegeri.id)

More From Author

“Pemimpin dan Tempat Berpijak Keluarga” – Potret Kedekatan Sherly Tjoanda, Gubernur Maluku Utara, dengan Masyarakat dan Keluarga

KETUA LKAAM FAUZI BAHAR DT NAN SATI: DPRD SUMBAR MESTINYA MERUMUSKAN HUKUM PIDANA ADAT MINANGKABAU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *