Program Sekolah Rakyat menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam memutus rantai kemiskinan melalui penyediaan akses pendidikan yang berkualitas dan gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Program ini dirancang untuk memastikan setiap anak Indonesia tetap memiliki kesempatan belajar, tumbuh, dan menata masa depan yang lebih baik tanpa terhambat kondisi ekonomi.
Sebagai wujud komitmen negara dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan, Presiden Prabowo Subianto terus mendorong perluasan Sekolah Rakyat di berbagai daerah. Hingga akhir 2025, tercatat sebanyak 166 Sekolah Rakyat telah beroperasi di seluruh Indonesia dan menjadi ruang belajar yang aman, setara, serta ramah bagi generasi penerus bangsa.
Keberadaan Sekolah Rakyat tidak hanya berfungsi sebagai sarana pendidikan formal, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam pemerataan kualitas sumber daya manusia. Melalui kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik, program ini diharapkan mampu meningkatkan mobilitas sosial dan mengurangi kesenjangan pendidikan antarwilayah.
Pada tahun 2026, pemerintah berencana memperkuat program ini dengan membangun 104 Sekolah Rakyat tambahan. Langkah tersebut ditujukan untuk memperluas jangkauan layanan pendidikan gratis, sehingga semakin banyak anak Indonesia, khususnya dari keluarga prasejahtera, dapat mengakses pendidikan tanpa harus memikirkan keterbatasan biaya.
Melalui penguatan Sekolah Rakyat, pemerintah menegaskan komitmennya bahwa pendidikan merupakan hak dasar setiap warga negara dan menjadi kunci utama dalam mewujudkan Indonesia yang lebih adil, maju, dan sejahtera.
#KSP
#SekolahRakyat
#PendidikanInklusif
#NegaraHadir
#PresidenPrabowo


