Hilang Sejak Rabu di Laut Halmahera Selatan, Nelayan Gandasuli Ditemukan Tak Bernyawa di Perairan Kubung

Bacan, Halsel, MataNegeri.id – Upaya pencarian yang berlangsung selama tiga hari untuk menemukan seorang nelayan asal Desa Gandasuli Panambuang, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, akhirnya membuahkan hasil. Korban yang dilaporkan hilang saat melaut sejak Rabu (24/12/2025) lalu, ditemukan oleh Tim SAR Gabungan dalam kondisi meninggal dunia di perairan Desa Kubung, Jumat (26/12/2025).

 

Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani, melalui Dan Pos Unit Siaga SAR Halmahera Selatan, Husen Abubakar, menjelaskan bahwa operasi pencarian memasuki hari ketiga dan dimulai pada pagi hari sekitar pukul 07.14 WIT. Mengingat luasnya area perairan yang perlu diperiksa, personel SAR kemudian dibagi ke dalam dua Search and Rescue Unit (SRU) untuk memperluas jangkauan dan memaksimalkan efisiensi pencarian.

 

“Tim SAR Gabungan kemudian dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU) untuk memaksimalkan area pencarian,” tuturnya dalam keterangan resmi.

 

Menurut informasi awal, korban sedang melakukan aktivitas penangkapan ikan di perairan sekitar Desa Gandasuli ketika tiba-tiba hilang kontak dengan rekan-rekannya yang lain. Keluarga korban segera melaporkan ke pihak berwenang pada hari yang sama kejadian, sehingga Tim SAR langsung merespons dan memulai operasi pencarian sejak hari Rabu sore.

 

Selama tiga hari operasi, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari personel SAR Ternate, aparat lokal, dan nelayan setempat melakukan pencarian secara intensif di berbagai titik perairan yang diduga menjadi lokasi hilangnya korban. Mereka menggunakan perahu SAR dan bantuan dari nelayan yang mengetahui kondisi perairan setempat untuk mempercepat proses pencarian.

 

Setelah korban ditemukan di perairan Desa Kubung, jenazah segera dibawa ke darat untuk dilakukan pemeriksaan awal oleh petugas kesehatan lokal sebelum kemudian diserahkan ke keluarga untuk diproses sesuai dengan tata cara yang berlaku. Keluarga korban menyampaikan terima kasih kepada Tim SAR dan semua pihak yang telah terlibat dalam upaya pencarian, meskipun hasilnya tidak seperti yang diharapkan.

 

Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani, juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Ia menekankan bahwa pihak SAR akan selalu siap memberikan bantuan dalam keadaan darurat, terutama di wilayah perairan yang memiliki tantangan tersendiri seperti Halmahera Selatan.

 

“Kami turut berduka cita atas kepergian korban. Tim SAR akan terus berupaya memberikan layanan terbaik untuk menjaga keselamatan warga yang beraktivitas di perairan,” ujar Iwan.

 

Kejadian hilangnya nelayan ini juga menjadi pengingat bagi seluruh nelayan di wilayah Halmahera Selatan untuk selalu waspada dan mematuhi prosedur keselamatan saat melaut, terutama saat cuaca dan kondisi perairan kurang menguntungkan.

 

Tim Redaksi

Editor : Win

 

Progres Jembatan Bailey Kuta Blang Capai 80 Persen – TNI & Kementerian PU Kebutkan Selesai Cepat untuk Pulihkan Akses Bireuen-Aceh Utara

Jelang Natal-Tahun Baru, Polri Perketat Pengamanan di Pelabuhan Speed Boat Sofifi Lewat Operasi Lilin Kieraha 2025

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *