Jembatan Bailey Sungai Garoga Rampung, Akses Logistik dan Konektivitas Antarwilayah Kembali Normal

Tapanuli Selatan – Pembangunan Jembatan Bailey di atas Sungai Garoga, Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, telah berhasil diselesaikan. Jembatan ini kini kembali dapat digunakan masyarakat setelah sebelumnya akses terputus akibat banjir bandang yang melanda wilayah tersebut.

Pembangunan jembatan darurat tersebut merupakan bagian dari penanganan cepat infrastruktur pascabencana. Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) melalui Dinas Pekerjaan Umum menunjuk PT Nindya Karya sebagai pelaksana pembangunan, dengan dukungan penuh dari TNI Satgas Yonzipur I/DD untuk mempercepat pemulihan konektivitas wilayah terdampak.

Jembatan Bailey Sungai Garoga memiliki peran strategis dalam menghubungkan Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kabupaten Tapanuli Selatan. Dengan berfungsinya kembali jembatan ini, distribusi logistik, mobilitas masyarakat, serta aktivitas sosial dan ekonomi pascabencana dapat kembali berjalan lancar.

Pada Jumat (2/1/2026), proses pembangunan melibatkan sebanyak 43 personel Satgas Yonzipur I/DD bersama tim dari PT Nindya Karya. Jembatan yang dibangun memiliki panjang bentangan 44 meter, lebar 3,75 meter, dan mampu menahan beban hingga 30 ton. Tahapan akhir pekerjaan difokuskan pada penyelesaian konstruksi serta pemeriksaan teknis untuk memastikan keamanan dan kelayakan jembatan.

Hingga saat ini, progres pembangunan Jembatan Bailey Sungai Garoga telah mencapai 98 persen dan siap difungsikan sepenuhnya. Keberadaan jembatan ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan ekonomi serta meningkatkan kembali aktivitas masyarakat di Kabupaten Tapanuli Selatan dan wilayah sekitarnya.

More From Author

Kapolda Maluku Utara Pimpin Tradisi Pelepasan Pedang Pora Sejumlah Pejabat Utama

PSSI Resmi Umumkan John Herdman sebagai Pelatih Baru Timnas Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *