Menteri Sosial Gus Ipul Tegaskan Pemulihan Sosial Pascabencana Sumatera Dilaksanakan Terarah, Terpadu, dan Berkelanjutan Melalui Koordinasi Satgas Nasional

JAKARTA – Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, mengikuti Rapat Koordinasi Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera. Rapat tersebut digelar di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, pada Rabu (15/01).

Rapat koordinasi ini bertujuan untuk menyatukan langkah lintas kementerian dan lembaga dalam mempercepat proses pemulihan wilayah serta kehidupan sosial masyarakat yang terdampak bencana di sejumlah daerah di Sumatera. Kementerian Sosial (Kemensos) dalam kesempatan tersebut bertindak sebagai Koordinator Bidang Sosial Satgas.

Dalam paparannya, Gus Ipul menyampaikan bahwa Kemensos telah menyiapkan dan menjalankan berbagai langkah pemulihan sosial pascabencana yang komprehensif. Upaya tersebut meliputi perlindungan dan jaminan sosial bagi kelompok rentan, program rehabilitasi sosial bagi korban terdampak, hingga pemberdayaan sosial ekonomi untuk membantu masyarakat bangkit dan mandiri kembali.

“Pemulihan sosial tidak hanya sebatas bantuan darurat, tetapi juga memastikan keberlanjutan kehidupan masyarakat pascabencana. Oleh karena itu, Kemensos fokus pada perlindungan sosial, rehabilitasi sosial, dan penguatan ekonomi masyarakat terdampak,” ujar Gus Ipul dalam rapat tersebut.

Lebih lanjut, Menteri Sosial menegaskan bahwa seluruh proses pemulihan sosial dilaksanakan secara terarah, terpadu, dan berkelanjutan. Hal ini dilakukan sesuai dengan mandat Keputusan Presiden (Keppres) serta melalui koordinasi yang solid antaranggota Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya menjadi kunci utama dalam mempercepat pemulihan pascabencana, sekaligus memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran dan berkeadilan.

Rapat koordinasi ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi lintas sektor, sehingga proses rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah terdampak bencana di Sumatera dapat berjalan lebih efektif, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Tim Redaksi

More From Author

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto Dampingi Presiden Prabowo Subianto Resmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, Perkuat Komitmen Negara Mencetak Generasi Unggul, Berkarakter, dan Berjiwa Kebangsaan

Satgas Yonzipur I/DD Rampungkan Jembatan Aramco Aek Sibontor, Mobilitas Warga Lubuk Raya Kini Lancar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *