Mata Negeri.id
JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan pasokan energi bagi masyarakat Sumatra tetap terjaga selama momen Nataru (Natal dan Tahun Baru). Kepastian ini dibuktikan melalui kunjungan langsung Wakil Menteri ESDM Yuliot ke sejumlah wilayah di pulau itu.
Yuliot melakukan peninjauan dari Tapanuli Utara, Sumatra Utara, hingga Sumatra Barat melalui jalur darat. Ia melewati Padang Sidempuan, Batang Toru, dan Panyabungan untuk memantau distribusi energi secara langsung.
Pemantauan difokuskan pada titik krusial penyaluran bahan bakar minyak (BBM), gas LPG, dan listrik — semuanya yang sangat dibutuhkan menjelang perayaan tahun baru. Agenda kemudian dilanjutkan di Kota Padang dengan pengecekan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dan berbagai fasilitas energi lainnya.
“Dari pantauannya, hanya beberapa kendaraan yang masih terlihat mengantre di SPBU. Saya cek beberapa daerah dan hasilnya antrean sudah tidak signifikan,” ungkap Yuliot.
Meskipun pasokan BBM di Sumatra Barat secara umum berjalan normal, ia mengakui adanya kendala pada distribusi melalui jalur Sitinjau Lauik akibat kemacetan panjang. Pengiriman BBM bahkan terlambat hingga enam sampai delapan jam akibat kondisi jalan.
“Keterlambatan berdampak ke Bukittinggi dan Payakumbuh sehingga sempat terjadi antrean,” jelasnya.
Untuk mengantisipasi masalah, pemerintah telah meningkatkan cadangan BBM dari rata-rata sembilan hari menjadi 13 hari. Khusus untuk Pertamax Turbo, cadangan bahkan ditambah hingga 35 hari.
Untuk kebutuhan LPG, Yuliot mengimbau Pertamina agar lebih berkoordinasi erat dengan pemerintah daerah dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk mengawal distribusi truk BBM dan LPG. Ia juga menyebutkan bahwa pemenuhan energi dilakukan melalui mekanisme suplai silang antarwilayah.
“Terminal Teluk Kabung melayani Sumatra Utara seperti Sibolga dan Tapanuli,” ujarnya.
Di sektor kelistrikan, kondisi sistem di Sumatra Barat dilaporkan normal per tanggal 23 Desember. Meskipun demikian, hujan deras sempat menyebabkan longsor dan pemadaman di Kecamatan Palembayan. Sampai saat ini, sebanyak 274.419 pelanggan telah kembali menikmati listrik dari total yang terdampak.
“Untuk pelanggan tersisa, PLN menyiapkan genset dan lampu darurat,” tutup Yuliot.
Tim Redaksi


