Presiden Prabowo Berdiri di Antara Tumpukan Uang Sitaan Satgas PKH Senilai Rp6,6 Triliun – Tingginya Melebihi Badan Pejabat

MataNegeri.id – Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri acara penyerahan barang bukti dari hasil penyitaan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) di lobi Gedung Kejaksaan Agung. Yang paling menonjol dalam acara tersebut adalah tampilan uang tunai senilai Rp6.625.294.190.469,74 yang ditumpuk hingga setinggi hampir dua meter.

Dalam pantauan, Prabowo mengenakan pakaian safari berwarna krem dan peci hitam. Ia berdiri tepat di antara dua tumpukan besar uang pecahan Rp100 ribu yang disusun rapi dan dikemas dalam plastik transparan. Latar belakang ruangan bahkan dipenuhi balok-balok uang yang membentang dari sisi kiri hingga kanan, dengan tingginya yang melebihi tinggi Prabowo dan sejumlah pejabat yang hadir.

Di sekeliling Prabowo tampak banyak tokoh penting, antara lain Jaksa Agung ST Burhanuddin, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsuddin, Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Mensesneg Prasetyo Hadi, Seskab Teddy Indra Wijaya, dan CEO Danantara Rosan Roeslani. Sebagian dari mereka memakai seragam berwarna senada.

Di sisi kiri dan kanan tumpukan uang terpasang papan informasi berbingkai yang mencantumkan nominal sitaan sebesar Rp6,6 triliun lengkap dengan tulisan terbilang. Di sisi lain juga ada papan yang menjelaskan bahwa uang tersebut merupakan hasil penyelamatan keuangan negara dan penagihan denda administratif dari Satgas PKH.

Karpet berwarna biru yang membentang di lantai memberikan kontras yang mencolok dengan warna merah muda dari dominasi uang pecahan Rp100 ribu. Selama berada di lokasi, Prabowo sempat berbincang ringan dengan Purbaya, Sjafrie, dan Jaksa Agung, serta sering menunjuk tumpukan barang bukti yang ditampilkan oleh Satgas PKH.

Tim Redaksi

More From Author

Mimpi Sama dengan Bupati SBT” – Gubernur Maluku Fokus Potensi Sagu di SBT, Luas 35 Ribu Hektar Tapi Cuma 0,27 Persen Dimanfaatkan

Presiden Prabowo Serang Korporasi Nakal: “Menyewa Preman, Hasut Masyarakat Lawan Satgas PKH” – Sebut Tindakan itu “Serakahnomics”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *