Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi, Wujud Nyata Putus Mata Rantai Kemiskinan

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan sebanyak 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi serta 131 kabupaten/kota di seluruh Indonesia, Senin (12/1/2026). Peresmian dipusatkan di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengaku bahagia dan terharu atas terealisasinya program pendidikan andalan pemerintahannya tersebut. Ia menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan akses pendidikan yang layak bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Sekolah Rakyat lahir dari gagasan Presiden Prabowo untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan. Program ini dirancang sebagai pendidikan gratis yang menyasar kelompok masyarakat paling rentan, agar generasi penerus memiliki kesempatan yang setara untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Data menunjukkan, sekitar 60 persen orang tua siswa Sekolah Rakyat bekerja sebagai buruh, buruh harian lepas, kuli bangunan, buruh tani, buruh nelayan, tukang ojek, pencari rumput, pemulung, dan pekerjaan informal lainnya dengan penghasilan tidak tetap. Bahkan, 67 persen di antaranya berpenghasilan di bawah Rp1 juta per bulan, sementara 65 persen memiliki tanggungan keluarga lebih dari empat orang.

Selain itu, sebanyak 454 siswa Sekolah Rakyat tercatat berasal dari anak-anak yang sebelumnya tidak atau belum pernah mengenyam pendidikan formal. Sementara 298 siswa lainnya merupakan anak-anak yang sempat putus sekolah atau tidak lulus pada jenjang pendidikan sebelumnya.

Sekolah Rakyat mengusung konsep sekolah berasrama (boarding school). Seluruh kebutuhan siswa, mulai dari seragam, konsumsi, tempat tinggal di asrama, hingga perlengkapan sekolah, ditanggung sepenuhnya oleh negara, sehingga peserta didik dapat fokus belajar tanpa terbebani masalah ekonomi.

Ke depan, Presiden Prabowo menargetkan pembangunan 500 Sekolah Rakyat hingga tahun 2029. Setiap sekolah dirancang mampu menampung hingga 1.000 murid, sehingga secara keseluruhan program ini diharapkan dapat menjangkau sekitar 500 ribu peserta didik di seluruh Indonesia.

Program Sekolah Rakyat menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, dengan menempatkan pendidikan sebagai kunci utama pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berkeadilan.

#Indonesia2045
#IndonesiaEmas2045

More From Author

Kunjungi Yonif TP 827/Mahakam Cakti Yudha, Menhan Sjafrie Tekankan Pembinaan Prajurit Berbasis Meritokrasi

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto Dampingi Presiden Prabowo Subianto Resmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, Perkuat Komitmen Negara Mencetak Generasi Unggul, Berkarakter, dan Berjiwa Kebangsaan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *