Presiden Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Tegaskan Pendidikan Gratis sebagai Investasi Masa Depan Bangsa

JAKARTA — Pemerintah secara resmi meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi serta 131 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam upaya pemerataan akses pendidikan bagi seluruh anak bangsa, khususnya dari keluarga kurang mampu.

Dalam sambutannya, Presiden Republik Indonesia menyampaikan rasa bahagia dan haru atas terwujudnya langkah berani tersebut. Presiden mengapresiasi kerja keras seluruh unsur, mulai dari kementerian dan lembaga hingga berbagai elemen masyarakat yang telah berkontribusi mewujudkan Sekolah Rakyat sebagai simbol harapan baru bagi masa depan generasi muda Indonesia.

“Saya sangat bahagia dan terharu melihat dampak dari upaya kita bersama. Sekolah Rakyat ini adalah sebuah harapan besar bagi anak-anak Indonesia,” ujar Presiden.

Saat ini, 166 Sekolah Rakyat tersebut menampung sebanyak 15.954 siswa, didukung oleh 2.218 guru serta 4.889 tenaga kependidikan. Presiden menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan langkah awal, dengan target pembangunan 500 Sekolah Rakyat hingga tahun 2029.

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan visi jangka panjang pemerintah dalam membuka akses pendidikan hingga jenjang tertinggi. Ke depan, pemerintah berkomitmen membuka sekolah-sekolah lanjutan serta fakultas-fakultas seperti kedokteran, teknik, dan bidang lainnya yang dapat diakses oleh seluruh anak Indonesia tanpa dipungut biaya.

“Anak-anak Indonesia harus bisa belajar sampai tingkat tinggi. Saat mereka masuk, mereka tidak boleh membayar, karena negara menyiapkan semua ini untuk masa depan mereka,” tegas Presiden.

Presiden juga menyampaikan penghormatan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menteri Sosial beserta seluruh jajaran, serta kementerian dan lembaga lain yang telah mendukung penuh terwujudnya program Sekolah Rakyat sebagai bagian dari cita-cita bersama membangun bangsa.

Kepada para siswa, Presiden memberikan pesan penuh motivasi agar tidak rendah diri dengan latar belakang keluarga. Ia menekankan bahwa orang tua yang bekerja sebagai buruh maupun petani adalah sosok mulia yang berjuang secara halal demi masa depan anak-anaknya.

“Sekarang tugas kalian adalah belajar dengan semangat, bekerja keras, tekun, dan jangan lupa selalu menghormati orang tua,” pesan Presiden.

Menutup sambutannya, Presiden kembali menegaskan bahwa pendidikan adalah kunci kebangkitan bangsa. Melalui Sekolah Rakyat, pemerintah optimistis Indonesia akan tumbuh menjadi negara yang lebih baik, maju, dan sejahtera di masa depan.

Tim Redaksi

More From Author

Dana Desa Jadi Penggerak, Pemerintah Perkuat Koperasi Desa Merah Putih sebagai Fondasi Ekonomi Rakyat

TNI AL Kirim Lima Unit Excavator, Percepat Pemulihan Pascabencana di Sumatera Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *