DABONG, KUBU RAYA — Tepat pada 1 Juni 2026 yang bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, masyarakat Desa Dabong, Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, menunjukkan semangat kebersamaan dan gotong royong yang masih terjaga dengan baik. Warga secara bersama-sama melaksanakan kegiatan pengambilan bahan baku cerocok yang akan digunakan sebagai pondasi pembangunan Masjid Nurul Muttaqin di desa tersebut.
Kegiatan yang melibatkan berbagai lapisan masyarakat ini dipimpin langsung oleh Kepala Dusun Mekar Jaya, Sopan Sofyan, yang mengoordinasikan warga untuk turun bersama ke kawasan hutan desa guna mengambil bahan-bahan yang diperlukan untuk proses pembangunan masjid.
Dengan penuh semangat dan rasa kekeluargaan, warga bergandengan tangan, saling membantu, dan bekerja tanpa pamrih demi mendukung percepatan pembangunan rumah ibadah yang menjadi kebanggaan masyarakat Desa Dabong. Kebersamaan tersebut menjadi cerminan nyata nilai-nilai luhur Pancasila yang masih hidup dan tumbuh di tengah masyarakat pedesaan.
Saat ini, Panitia Pembangunan Masjid Nurul Muttaqin tengah melaksanakan renovasi dan pembangunan ulang masjid secara menyeluruh. Oleh karena itu, dukungan masyarakat melalui tenaga, waktu, dan partisipasi aktif sangat dibutuhkan agar proses pembangunan dapat berjalan dengan lancar dan sesuai harapan.
Di tengah era globalisasi dan modernisasi yang semakin berkembang, semangat gotong royong dinilai semakin sulit ditemukan akibat tingginya tuntutan ekonomi serta berkurangnya kesadaran sosial di sebagian masyarakat. Namun kondisi tersebut tidak terlihat di Desa Dabong. Budaya kebersamaan, solidaritas, dan kepedulian sosial masih menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari warga desa.
Suasana penuh keakraban dan kebahagiaan tampak jelas selama kegiatan berlangsung. Warga dari berbagai usia turut ambil bagian, mulai dari orang tua hingga kalangan pemuda, sehingga kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat tali silaturahmi sekaligus menanamkan nilai kebersamaan kepada generasi penerus.
Kepala Dusun Mekar Jaya, Sopan Sofyan, berharap semangat gotong royong yang telah menjadi warisan budaya masyarakat Desa Dabong dapat terus dipertahankan dan diwariskan kepada generasi muda.
“Kami berharap semangat kebersamaan seperti ini terus hidup dan ditularkan kepada anak-anak muda. Dengan persatuan dan gotong royong, kita dapat membangun Desa Dabong menjadi desa yang lebih maju, mandiri, dan berkualitas di masa mendatang,” ujar Sopan Sofyan.
Momentum Hari Lahir Pancasila tahun ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai persatuan, kebersamaan, dan gotong royong masih tetap terjaga di tengah masyarakat Desa Dabong. Semangat tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam membangun lingkungan yang harmonis serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
Penulis: Markus Yusran







