SOFIFI, MALUKU UTARA – Ibu kota Provinsi Maluku Utara menjadi pusat perhatian pada malam penutupan Tahun 2025. Ribuan warga dari berbagai kabupaten dan kota sekitar memadati kawasan pusat kota Sofifi untuk menyaksikan Konser Amal Siga Raha, sebuah perhelatan rakyat yang menyatukan hiburan, aksi solidaritas kemanusiaan, serta penguatan ekonomi lokal.
Kegiatan yang digelar di jantung Kota Sofifi merupakan bagian dari rangkaian road to perayaan malam Tahun Baru 2026. Pemerintah Provinsi Maluku Utara menghadirkan beragam agenda menarik, mulai dari pertunjukan seni budaya, dzikir bersama, hingga konser amal bertajuk “Siga Raha: Cahaya Kebaikan untuk Sumatera.”
Gelaran konser berlangsung selama tiga hari, yaitu dari tanggal 29 hingga 31 Desember 2025. Selain menampilkan para finalis ajang pencarian bakat Bintang Dari Timur 2025, panggung utama juga dimeriahkan oleh penampilan penyanyi ternama Rony Parulian sebagai bintang tamu. Selain menghibur, kegiatan ini juga menjadi bentuk kepedulian masyarakat dan pemerintah Maluku Utara terhadap upaya penanganan bencana di Sumatera Utara.
Tak hanya menyuguhkan hiburan musik berkualitas, konser amal tersebut juga diramaikan oleh puluhan tenant bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sebanyak lima persen dari total hasil penjualan di bazar tersebut disisihkan untuk donasi kemanusiaan, yang semakin memperkuat makna sosial dari perhelatan akhir tahun ini.
Sorak sorai pengunjung semakin membuncah saat Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda tiba di lokasi. Berbalut busana berwarna biru, ia dengan ramah menyapa ribuan warga yang telah mengisi area konser. Dalam sambutannya, Sherly menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus menghadirkan hiburan rakyat secara teratur dan berkelanjutan.
“Mulai tahun 2026 mendatang, Pemprov Maluku Utara menargetkan untuk menyelenggarakan hiburan rakyat setiap tiga bulan sekali melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Seluruh potensi anak-anak muda Maluku Utara—baik di bidang seni, teknologi, maupun kreativitas digital—akan diberi ruang yang luas untuk berkembang dan menunjukkan kemampuan mereka,” ujarnya.
Melalui konser Siga Raha kali ini, Gubernur juga mengajak seluruh masyarakat untuk menyalakan kembali “cahaya kebaikan” bagi saudara-saudara yang terkena dampak bencana di Sumatera Utara. Ia menyampaikan bahwa sebagian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Malut dan Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah juga turut disisihkan untuk mendukung aksi kemanusiaan tersebut.
Di tengah suasana euforia konser, Sherly juga mengungkapkan sejumlah rencana program strategis untuk tahun 2026, di antaranya pelatihan Microsoft AI secara gratis bagi masyarakat serta alokasi beasiswa pendidikan bagi pelajar berprestasi dari seluruh wilayah Maluku Utara. “Mari kita bersama-sama membuka tahun 2026 dengan semangat optimisme untuk mewujudkan Maluku Utara yang lebih baik dan maju,” pungkasnya.
Dampak positif dari pelaksanaan konser juga dirasakan secara nyata oleh para pelaku UMKM yang ikut berpartisipasi. Sejumlah pedagang mengaku omzet penjualan mereka meningkat signifikan selama acara berlangsung. Salah satunya adalah AM Bakery, yang menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah yang menyediakan ruang promosi tanpa dipungut biaya apapun. “Event seperti ini sangat membantu kami untuk memperkenalkan produk kepada lebih banyak orang dan sekaligus meningkatkan penjualan,” ujar perwakilan dari AM Bakery.
Hal senada juga disampaikan Irna, seorang pedagang camilan keripik aneka rasa khas Maluku Utara. Menurutnya, keberadaan bazar UMKM dalam rangkaian perayaan tahun baru memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi para pelaku usaha kecil.
Antusiasme para pengunjung tak surut hingga larut malam. Warga Sofifi beserta masyarakat dari daerah sekitar menikmati suasana kebersamaan, beragam kuliner rakyat, dan hiburan musik yang menghibur. Menjelang pergantian tahun, Gubernur bersama jajaran pimpinan Pemprov Maluku Utara memimpin hitung mundur yang diikuti dengan antusias oleh ribuan warga yang ada di lokasi.
Penampilan Rony Parulian pada sesi akhir semakin menghangatkan suasana perayaan. Dengan karakter vokal khasnya, ia membawakan sejumlah lagu populer seperti Mengapa, Sepenuh Hati, dan Pesona Sederhana. Meskipun tidak diiringi dengan pesta kembang api, perayaan malam tahun baru di Alun-Alun Sofifi tetap berlangsung meriah dan penuh dengan makna positif.
Konser Amal Siga Raha pun berhasil menjadi penutup akhir tahun yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mampu meneguhkan semangat solidaritas antar daerah, menggerakkan kreativitas masyarakat, serta memperkuat rasa kebersamaan seluruh warga Maluku Utara.
Tim Redaksi


