Jakarta — TNI Angkatan Udara (TNI AU) terus menunjukkan komitmennya dalam misi kemanusiaan. Hingga Minggu (4/2/2026), total bantuan yang disalurkan melalui Posko Lanud Halim Perdanakusuma telah mencapai 900 ton untuk membantu masyarakat terdampak banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Bantuan kemanusiaan tersebut didistribusikan secara bertahap sejak akhir November 2025 dengan memanfaatkan kekuatan udara guna menjangkau wilayah-wilayah terdampak yang sulit diakses melalui jalur darat.
Pengiriman logistik dilakukan ke sejumlah pangkalan udara dan bandara di wilayah terdampak, di antaranya Lanud Soewondo Medan, Lanud Sutan Sjahrir Padang, Bandara Sibolga, Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Bandara Lhokseumawe, serta Bandara Rembele. Dari titik-titik tersebut, bantuan selanjutnya didistribusikan ke daerah yang paling membutuhkan.
Proses penyaluran bantuan dilakukan melalui koordinasi intensif dengan pemerintah daerah dan instansi terkait, sehingga bantuan dapat tiba tepat waktu dan segera dimanfaatkan oleh masyarakat terdampak bencana.
Sejak awal penanganan bencana, TNI AU telah mengerahkan berbagai alutsista udara, di antaranya pesawat A-400M, C-130J Super Hercules, CN-295, C-212, serta helikopter EC-725/H225M dan AS 332 Superpuma. Penggunaan alutsista ini dinilai efektif dalam mempercepat distribusi bantuan ke wilayah-wilayah terisolasi.
Upaya tersebut diharapkan dapat mempercepat proses penanggulangan bencana sekaligus mendukung pemulihan pascabencana di tiga provinsi terdampak banjir.
TNI Angkatan Udara menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat melalui semboyan, “Jauh di Langit, Dekat di Hati.”
Sumber: Dispenau 2026


