MataNegeri.id – Komandan Korem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran, viral di masyarakat usai membubarkan aksi sejumlah warga yang mengibarkan bendera Bulan Bintang di Jalan Lintas Banda Aceh-Medan, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe, Aceh. Bendera tersebut adalah simbol yang identik dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).
Berdasarkan sumber terpercaya yang diidentifikasi media ini, dalam rekaman video yang diterima Okezone, Kolonel Inf Ali Imran turun langsung bersama anggotanya untuk membubarkan aksi massa. Ali menegaskan dengan tegas bahwa Aceh merupakan bagian tak terpisah dari Indonesia.
“Ambil itu bendera, ini Indonesia, enggak ada itu bendera-bendera,” ujarnya yang dikutip pada Jumat (26/12/2025).
Pengamat kebijakan publik sekaligus Guru Besar Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansah, menilai simbol GAM memiliki muatan historis dan politik yang kuat karena berkaitan langsung dengan gerakan separatis di masa lalu. Oleh karena itu, kemunculannya di ruang publik tidak dapat disamakan dengan ekspresi simbolik biasa.
Menurutnya, tindakan tersebut berpotensi memicu kembali ketegangan sosial serta membuka luka lama masyarakat Aceh yang selama ini berupaya bangkit dan membangun kehidupan dalam suasana damai.
Profil Kolonel Ali Imran
Ali Imran lahir di Banda Aceh, 9 Juni 1978. Abituren Akademi Militer (Akmil) 2000 ini berasal dari kecabangan Infanteri Kopassus.
Karier militernya diawali di Korps Baret Merah Kopassus, Bais TNI, Paspampres, hingga Pusat Intelijen Angkatan Darat (Pusintelad). Dia juga menjabat posisi strategis seperti Dandim 0506/Tangerang (2022) dan saat ini menjabat sebagai Danrem 011/Lilawangsa.
Selain itu, Ali pernah bertugas di Satgas BIN Aceh (2008), Densandha Papua (2011), Satgas Bais Lauser (2015–2017), dan Satgas Palapa Aceh (2018). Dia juga telah menerima berbagai tanda jasa, antara lain Satyalancana Dharma Nusa, Ksatria Yudha, Wira Karya, dan Santi Dharma XVIII.
Sumber: Okezone
Tim Redaksi


