Kawasan Industri Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) menerima kunjungan kerja Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Silmy Karim, pada 12–13 Januari 2026. Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka meninjau langsung perkembangan kawasan industri strategis nasional di Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Menteri Silmy Karim memberikan apresiasi terhadap IWIP yang dinilainya sebagai salah satu sentra ekonomi baru dengan pertumbuhan investasi yang cepat dan memiliki nilai strategis bagi perekonomian nasional. Ia menegaskan bahwa keberadaan kawasan industri seperti IWIP perlu mendapatkan dukungan bersama, termasuk dari fungsi keimigrasian, guna menjamin kelancaran aktivitas industri dan kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Silmy Karim juga menyoroti pentingnya sinergi lintas kementerian dan lembaga dalam menjaga keberlangsungan dan keamanan kawasan industri. Sinergi tersebut melibatkan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Badan Karantina, serta dukungan dari TNI. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi fondasi penting dalam mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen sebagaimana dicanangkan Presiden Republik Indonesia.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pengawasan keimigrasian dan penegakan aturan harus berjalan seiring dengan upaya menciptakan iklim investasi yang kondusif, aman, dan berkelanjutan. Dengan tata kelola yang baik, kawasan industri diharapkan mampu memberikan dampak positif yang luas, baik bagi daerah maupun nasional.
Sementara itu, manajemen IWIP menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan operasional industri secara bertanggung jawab, mematuhi seluruh regulasi yang berlaku, serta berkontribusi nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Maluku Utara dan Indonesia secara umum.
Tim Redaksi


